Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya capaian belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas 9A SMP Negeri 10 Madiun. Berdasarkan hasil observasi, proses pembelajaran masih didominasi oleh metode ceramah sehingga partisipasi siswa tergolong rendah. Beberapa siswa terlihat kurang fokus dan terbiasa meminta bantuan kepada temannya saat menghadapi kesulitan, sehingga pembelajaran menjadi kurang efektif. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, peneliti menerapkan metode belajar tutor sebaya sebagai alternatif strategi pembelajaran yang diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode tutor sebaya berpengaruh positif dan signifikan terhadap capaian belajar siswa. Pada siklus I, dari 31 siswa terdapat 22 siswa (79,70%) yang mencapai ketuntasan belajar. Pada siklus II, jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi 28 siswa (90,32%). Selain peningkatan hasil belajar, keterlibatan dan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran juga mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode belajar tutor sebaya efektif dalam meningkatkan capaian hasil belajar sekaligus mendorong keaktifan siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas 9A SMP Negeri 10 Madiun.
Copyrights © 2025