Artikel ini merupakan kajian literature review yang membahas konseling Islami dengan fokus pada pendekatan Qur’ani, Nabawi, serta integrasi dengan metode psikologi modern. Konseling Qur’ani mengacu pada kisah-kisah nabi yang sarat dengan nilai pendidikan spiritual dan moral, seperti nasihat Nabi Ya’qub kepada anak-anaknya yang menekankan keteguhan iman dan kesabaran. Konseling Nabawi menyoroti metode Rasulullah SAW dalam memberikan bimbingan melalui dialog, empati, dan hikmah, yang relevan dengan prinsip komunikasi konseling kontemporer. Sementara itu, model integratif berupaya menggabungkan teknik psikologi modern, misalnya Cognitive Behavioral Therapy (CBT), dengan praktik religius seperti doa, dzikir, dan tadabbur ayat, guna mencapai keseimbangan antara penyelesaian masalah psikologis dan penguatan spiritual. Hasil telaah menunjukkan bahwa konseling Islami tidak hanya berorientasi pada pemecahan masalah jangka pendek, melainkan juga menekankan pembentukan ketenangan batin, peningkatan kualitas iman, dan penguatan karakter religius. Dengan demikian, konseling Qur’ani dan Nabawi yang dikombinasikan dengan pendekatan modern berpotensi menjadi paradigma strategis dalam pendidikan, dakwah, dan bimbingan keluarga. Penelitian lebih lanjut dianjurkan untuk mengeksplorasi implementasi empiris model integratif ini agar dapat diaplikasikan secara lebih efektif dalam konteks masyarakat kontemporer.
Copyrights © 2025