Teologi Minjung merupakan salah satu pendekatan teologis yang lahir dari pengalaman ketidakadilan sosial dan penindasan terhadap kelompok marjinal, terutama di Asia. Dalam konteks Indonesia, aktivisme mahasiswa memiliki peran historis dan strategis dalam memperjuangkan keadilan sosial dan politik. Artikel ini mengkaji hubungan antara Teologi Minjung dan pergerakan mahasiswa, dengan fokus pada bagaimana perspektif teologis dapat memotivasi dan memberikan landasan etis bagi gerakan sosial. Mahasiswa, sebagai agen perubahan sosial, memiliki peran strategis dalam menghadapi tantangan ini. Dengan kemampuan intelektual, energi muda, dan akses terhadap wacana kritis, mahasiswa dapat menjadi motor penggerak transformasi sosial yang lebih adil dan inklusif. Artikel ini bertujuan untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip Teologi Minjung dengan semangat aktivisme mahasiswa. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan landasan teoretis sekaligus praktis dalam merumuskan strategi gerakan sosial yang efektif dalam menghadapi ketidakadilan sosial di era kontemporer.
Copyrights © 2025