Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan projek pembelajaran berbasis kearifan lokal dalam menumbuhkan karakter bernalar kritis dan kemandirian siswa sekolah dasar. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema Gaya Hidup Berkelanjutan, yang dilaksanakan melalui pendekatan kontekstual yang memanfaatkan budaya lokal Batak sebagai sumber belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek siswa kelas 3 SD (Fase B) sejumlah 15 orang. Data dikumpulkan melalui observasi, asesmen formatif dan sumatif berbasis rubrik P5, serta dokumentasi hasil karya siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa projek pembelajaran yang dirancang secara kontekstual dengan mengangkat budaya lokal mampu mendorong siswa untuk berpikir kritis dalam memahami informasi, menyusun langkah-langkah, dan menyelesaikan masalah sederhana. Selain itu, siswa menunjukkan perkembangan kemandirian yang terlihat dari tanggung jawab terhadap tugas dan keaktifan dalam kerja kelompok. Kegiatan ini juga memperkuat keterampilan kolaboratif dan rasa bangga terhadap budaya daerah. Dapat disimpulkan bahwa projek berbasis kearifan lokal efektif dalam menumbuhkan nilai-nilai karakter Profil Pelajar Pancasila pada siswa sejak dini.
Copyrights © 2025