Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis saluran pemasaran, margin pemasaran, farmer’s share, dan efisiensi pemasaran komoditas kopi di Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok. Metode penelitian melibatkan 30 responden yang dipilih secara acak sederhana dengan pengumpulan data primer melalui wawancara dan observasi langsung serta data sekunder dari literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saluran pemasaran kopi di Kecamatan Pantai Cermin masih sederhana, melibatkan petani, pedagang pengumpul, dan pedagang besar. Margin pemasaran tercatat sebesar Rp 12.000/kg dengan farmer’s share hanya 32%, menunjukkan ketimpangan distribusi keuntungan dalam rantai pasokan. Efisiensi pemasaran yang rendah (32%) mengindikasikan masih tingginya biaya tambahan dalam proses distribusi. Rendahnya efisiensi dipengaruhi oleh panjangnya rantai distribusi, rendahnya mutu kopi, dan posisi tawar petani yang lemah. Untuk meningkatkan efisiensi pemasaran dan kesejahteraan petani, disarankan penggunaan teknologi digital, perbaikan kualitas kopi, serta pengembangan kebijakan pemasaran yang mendukung. Penelitian ini menegaskan pentingnya perbaikan sistem pemasaran untuk menciptakan pembagian keuntungan yang lebih adil bagi petani kopi di wilayah ini.
Copyrights © 2024