Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana rumah tradisional Jawa dapat berperan dalam mendukung kesehatan mental penghuninya, baik secara langsung melalui pengalaman ruang maupun secara simbolik melalui nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Menggunakan pendekatan budaya-spasial dan metode kualitatif-fenomenologis, studi ini menelusuri keterkaitan antara struktur rumah, atmosfer ruang, serta aktivitas harian yang berlangsung di dalamnya. Fokus utama diarahkan pada bagaimana elemen-elemen khas seperti pendopo dan senthong tidak hanya menghadirkan kenyamanan fisik, tetapi juga mendukung keseimbangan emosional dan spiritual. Pendopo yang terbuka menciptakan koneksi dengan alam dan komunitas, sementara senthong yang gelap dan tenang berfungsi sebagai ruang reflektif dan kontemplatif. Selain itu, penggunaan material alami dan tata ruang berbasis kosmologi Jawa memperkuat makna ruang sebagai tempat pemulihan mental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah tradisional Jawa menawarkan pendekatan arsitektural yang tidak hanya fungsional, tetapi juga menyentuh aspek psikologis dan eksistensial manusia. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan konsep rumah sehat berbasis kearifan lokal yang relevan untuk konteks perancangan hunian masa kini.
Copyrights © 2025