Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengenali dan menemukan indikasi perilaku bullying pada siswa sekolah dasar negeri di Kabupaten Bantul lebih awal. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian survei. Populasi penelitian ini adalah siswa SD negeri di Bantul dengan sampel penelitian adalah sebanyak 127 siswa SD. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik propotional random sampling dan teknik pengumpulan data menggunakan skala bullying yang dikembangkan sendiri oleh peneliti dan divalidasi oleh uji ahli dari Bimbingan dan Konseling serta uji statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku lebih sering melakukan bullying fisik sebesar 40% dan bullying verbal sebesar 41%, dengan persentase korban bullying fisik sebesar 31% dan bullying verbal sebesar 30%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa bullying fisik dan bullying verbal mempunyai intensitas yang lebih sering dilakukan oleh siswa daripada bullying sosial. Kata kunci: bullying, sekolah dasar, kabupaten bantul
Copyrights © 2024