Sarana dan prasarana yang memadai menjadi salah satu faktor penunjang keberhasilan layanan Bimbingan dan Konseling (BK). Kendati demikian, diperlukan kreativitas dan inovasi guru BK dalam mengoptimalkan sarana dan prasarana yang tersedia di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi langkah-langkah kreatif guru BK di beberapa sekolah yang ada di Jawa Barat dengan jenjang SMP, SMA, dan SMK. Guru BK yang dipilih tersebar dalam berbagai demografi atau wilayah sekolah, yaitu di kabupaten dan desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan dengan pendekatan yang kreatif dan inovatif, guru BK mampu mengoptimalkan penggunaan sarana dan prasarana yang ada, meningkatkan keterlibatan siswa, dan membuat layanan BK menjadi lebih menarik. Dengan kreativitas, pengintegrasian teknologi dalam pemberian layanan, dan kolaborasi dengan berbagai stakeholder sekolah, guru BK dapat memfasilitasi perkembangan akademik, emosional, dan sosial siswa yang berguna untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Kata kunci: sarana dan prasarana, bimbingan dan konseling, kreativitas
Copyrights © 2024