Zat besi merupakan salah satu mikromineral yang penting dalam tubuh karena peranan dalam pembentukan sel darah merah. Zat besi dapat ditemukan pada sayuran hijau, salah satunya daun singkong (Manihot esculenta Crantz). Perebusan dilakukan supaya daun singkong menjadi empuk dan lunak. Namun, proses perebusan dengan penambahan zat aditif masakan yang umumnya dilakukan oleh masyarakat dapat memberikan perubahan terhadap ketersediaan zat gizi yang terkandung didalamnya termasuk zat besi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penambahan zat aditif pada perebusan pada daun singkong terhadap kadar besi (Fe) menggunakan spektrofotometri serapan atom (SSA). Sampel yang digunakan adalah daun singkong yang direbus dengan air biasa, air garam serta air garam ditambah baking soda. Pengujian dilakukan dengan menggunakan Spektrofotometri serapan atom (SSA) pada panjang gelombang 248,3 nm. Kadar Fe dalam sampel yang diteliti yaitu pada sampel yang direbus air sebesar 2,611 mg/100 gr, sampel yang direbus air garam sebesar 2,090 mg/100 gr, dan sampel direbus air garam dan baking soda sebesar 1,651 mg/100 gr. Dari penelitian ini diketahui bahwa kadar Fe tertinggi terdapat pada sampel yang direbus air dan penambahan zat aditif berpengaruh terhadap kandungan zat Besi.
Copyrights © 2024