Islam adalah agama yang cinta damai dan rahmat bagi seluruh alam, hal ini tertuang dalam surat Al-Anfaal ayat 61. Kata damai dimaknai sebagai tidak adanya perang atau konflik dan kekerasan. Faktor penyebab terjadinya suasana damai adalah ketika individu memiliki rasa kedamaian dalam diri sendiri, memiliki kemampuan untuk mengontrol emosi dan pikirannya agar tidak melakukan tindakan yang merugikan orang lain serta bisa memicu terjadinya konflik dan kekerasan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis framing makna “Islam Damai” dalam perspektif Damai Indonesiaku TVOne. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, analisis framing model Zhongdang Pan dan M. Kosicki. Metode analisis Pan dan Kosicki terdiri dari struktur sintaksis, skrip, tematik dan retoris. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kepustakaan (library research), dan penelitian lapangan (field research). Hasil dari penelitian ini menunjukkan framing makna “Islam Damai” dalam perspektif Damai Indonesiaku TVOne, pertama sebagai upaya untuk saling menghormati dan menghargai satu sama lain walaupun dilahirkan dengan berbeda keyakinan. Kedua upaya untuk menjaga bangsa baik saudara semuslim (ukhuwah islamiyah), saudara sebangsa (ukhuwah wathaniyah) dan saudara sesama manusia (ukhuwah insaniyah). Ketiga upaya untuk saling memberi nasihat satu sama lain dan melampangkan diri menerima serta menghormati perbedaan pendapat orang lain. Keempat upaya untuk saling menjaga perdamaian, kerukunan, keutuhan, persatuan dan kesatuan bangsa dan negara serta melestarikannya, maka akan ada keberkahan dan kedamaian didalamnya. sehingga hidup akan menjadi lebih nikmat dan tentram serta jauh dari kata konflik.
Copyrights © 2023