Sektor pertanian merupakan salah satu sektor utama yang mendukung kehidupan masyarakat dan menjadi sumber mata pencaharian bagi sebagian besar penduduk Indonesia. Namun, pelaksanaan pertanian organik masih menghadapi berbagai kendala, terutama karena kurangnya pengetahuan teknis dalam budidaya berbasis organik, seperti penggunaan pupuk organik. Menanggapi permasalahan ini, muncul gagasan untuk melaksanakan kegiatan penyuluhan tentang Mikroorganisme Lokal (MOL). Pengabdian masyarakat tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan, terutama bagi para petani dalam memanfaatkan pupuk organik yang mudah dibuat. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat tersebut meliputi pengumpulan data melalui observasi, FGD, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Hasil pengabdian masyarakat tersebut menunjukkan peningkatan pengetahuan petani tentang MOL sebelum dan sesudah kegiatan, yang dipengaruhi oleh faktor karakteristik petani, sikap positif petani, serta pengalaman dan usia produktif petani
Copyrights © 2024