Upaya pemerintah Indonesia dalam akselerasi penurunan Stunting, salahsatunya dilaksanakan melalui intervensi gizi spesifik yang ditujukan kepada Ibu hamil, Ibu menyusui dan balita usia 0-6 bulan dan balita usia 7-23 bulan. Untuk mengoptimalkan capaian program tersebut, perlu upaya dalam meningkatkan motivasi Ibu dalam mengikuti program pemerintah yang dicanangkan. Tujuan PKM ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapan Ibu menyusui dalam mengikuti program intervensi gizi spesifik sebagai upaya pencegahan stunting. Metode PKM menggunakan model pendekatan ABC (Antecedent, behaviour and Consequency) dan metode “behavior intention†dalam perubahan perilaku melalui pendampingan dengan serangkaian kegiatan yang dinamakan “MODEL SABUSI ( Sahabat Ibu Menyusui) “. Kegiatan PKM dilaksanakan dalam 3 tahap yaitu : pendekatan interpersonal kepada Ibu menyusui, peningkatan pengetahuan dan sikap melalui komunikasi efektif berupa konseling dan pemantauan dan pendampingan menggunakan media Whatssapp. Hasil kegiatan PKM menunjukkan hasil yang baik, dengan adanya peningkatan pengetahuan dan sikap Ibu hamil dalam program intervensi gizi spesifik , hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna nilai rata-rata pengetahuan tentang program pencegahan stunting pada Ibu menyusui sebelum dan sesudah dilakukan konseling dengan Nilai P = 0.002. Terdapat perbedaan yang bermakna nilai rata-rata sikap tentang program pencegahan stunting pada Ibu menyusui sebelum dan sesudah dilakukan konseling dengan Nilai P = 0.001. Proses pendampingan dalam kegiatan PKM ini masih belum optimal, dan memerlukan bantuan kader yang sudah terlatih dan bidan desa setempat untuk lebih memudahkan proses komunikasi yang lebih intensif kepada Ibu menyusui.
Copyrights © 2024