Program kampung emas merupakan strategi percepatan penurunan angka stunting melalui kolaborasi berbagai pihak, baik pemerintah maupun nonpemerintah, melalui metode 5 pilar. Metode 5 pilar terdiri dari kelompok diskusi terfokus (FGD), pendampingan dan pemantauan balita stunting, edukasi dengan metode ceramah, kunjungan masyarakat, dan survei pasar lokal. Diperoleh 9 balita di Desa Keputih tergolong stunting, dari hasil edukasi terkait pencegahan dan penanggulangan stunting, terjadi peningkatan pengetahuan peserta dari 80% menjadi 98%, pembagian multivitamin dan mineral laduni hanya diberikan kepada ibu hamil dengan KEK dan calon pengantin KEK melalui kunjungan ke puskesmas, Dalam program Golden Campus juga dilakukan perencanaan menu sehat yang ditujukan untuk balita, ibu hamil, dan calon pengantin. Selain itu, perencanaan penyediaan KIE tentang pola makan sehat ditujukan untuk TPK, dan KSH untuk disampaikan kepada seluruh masyarakat di Desa Keputih. Informasi yang diberikan berupa standar emas pemberian makan anak dan bayi, yang meliputi IMD (Early Breastfeeding Initiation) pada bayi baru lahir, menyusui, MPASI, dan melanjutkan menyusui. Dari seluruh rangkaian kegiatan berdasarkan implementasi 5 pilar program kampung emas, Desa Keputih berhasil meluluskan 2 balita yang tergolong stunting.
Copyrights © 2024