Sampah rumah tangga yang selama ini dianggap sebagai masalah dapat menjadi sumber peluang ekonomi baru bagi warga Kelurahan Karanganyar Gunung, Kota Semarang. Melalui kegiatan Pengabdian Membangun dari Desa dan Dari Bawah: Implementasi Sistem Ekonomi Tertutup Berbasis Partisipasi Warga pada Pilah Sampah Rumah Tangga, warga didorong untuk mengolah sampah hasil pilahan menjadi produk kreatif dan bernilai jual. Melalui rangkaian sosialisasi, pelatihan, serta pendampingan, masyarakat diajak untuk mengolah hasil pilah sampah rumah tangga untuk dapat dikreasikan menjadi kerajinan rumah tangga dan produk kreatif lainnya. Keuntungan yang diperoleh dari kegiatan pemberdayaan berbasis kemitraan ini tidak hanya mendorong kesadaran lingkungan namun juga mendorong tambahan ekonomi yang berdampak pada penguatan pendapatan keluarga.
Copyrights © 2025