Kesehatan mental pegawai di instansi pemerintahan sering kali terabaikan meskipun memiliki dampak signifikan terhadap kinerja dan produktivitas. Pengabdian ini dilakukan di Dinas Kearsipan Provinsi Sumatera Selatan untuk menilai efektivitas layanan konseling promotif dalam menjaga keseimbangan psikologis pegawai. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran pegawai terhadap pentingnya kesehatan mental serta membekali mereka dengan keterampilan pengelolaan stres yang praktis dan aplikatif. Metode pelaksanaan meliputi edukasi tentang kesehatan mental dan pelatihan teknik relaksasi, seperti Progressive Muscle Relaxation (PMR) dan mindful breathing, yang dilakukan di tempat kerja tanpa mengganggu aktivitas rutin. Hasil pengamatan dan wawancara menunjukkan peningkatan signifikan pada lima aspek kesehatan mental, yaitu emosi, sosial, kognitif, spiritual, dan fisik-psikologis. Pegawai melaporkan perbaikan dalam pengaturan emosi, hubungan kerja yang lebih suportif, peningkatan fokus, serta kesadaran fisik dan spiritual yang lebih baik. Kesimpulannya, layanan konseling promotif terbukti efektif sebagai pendekatan preventif dan edukatif yang memperkuat kesejahteraan mental dan budaya kerja positif di lingkungan birokrasi.
Copyrights © 2025