Di era globalisasi yang penuh tantangan, pendidikan fiqih memainkan peran strategis dalam membentuk generasi muda yang berpegang teguh pada nilai-nilai Islam. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengungkap pentingnya penanaman nilai fiqih - yang bersumber dari Al-Qur'an, Hadis, dan ijtihad ulama - sejak dini untuk membentuk karakter islami yang utuh. Integrasi teknologi dalam pembelajaran fiqih menjadi solusi efektif untuk meningkatkan minat belajar, asalkan tetap menjaga kesesuaian dengan nilai-nilai syariah. Kunci keberhasilannya terletak pada sinergi tiga pihak: orang tua sebagai teladan utama, guru sebagai fasilitator kreatif, dan lingkungan sosial sebagai pendukung proses pembelajaran. Dengan strategi ini, pendidikan fiqih diharapkan mampu melahirkan generasi muslim yang tangguh secara spiritual sekaligus adaptif terhadap perubahan zaman
Copyrights © 2025