Abstrak Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara dan bercerita siswa SDN 82 Pattene melalui aktivitas mendongeng. Dengan demikian, mendongeng terbukti efektif sebagai metode pembelajaran kreatif yang dapat mengembangkan kemampuan berbicara dan membangun budaya literasilingkungan sekolah. Metode yang digunakan berupa pelatihan mendongeng interaktif yang melibatkan penjelasan teknik mendongeng, demonstrasi oleh pendongeng profesional, dan praktik langsung oleh siswa secara berkelompok. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 9 September 2025 dengan narasumber utama Kak Chairunnisa Latief, S.Pd (Kak Nisa), pendiri Kampung Dongeng Mardhati Makassar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keberanian, ekspresi, dan kemampuan berbicara siswa. Siswa menjadi lebih aktif, komunikatif, serta memiliki minat yang lebih tinggi terhadap kegiatan literasi. Program ini juga mendorong lahirnya gerakan “Satu Hari Satu Cerita” sebagai bentuk keberlanjutan di sekolah. Dengan demikian, mendongeng terbukti efektif sebagai metode pembelajaran kreatif yang dapat mengembangkan kemampuan berbicara dan membangun budaya literasi di sekolah dasar.Kata kunci: Mendongeng; Kemampuan Berbicara; Bercerita; Literasi Anak
Copyrights © 2025