Film “Bila Esok Ibu Tiada” menghadirkan narasi yang menggugah tentang dinamika keluarga saat menghadapi ancaman kehilangan seorang ibu, figur sentral yang menjadi sumber kasih dan harmoni. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek pastoral keluarga dalam film tersebut, dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode analisis naratif. Hasil penelitian menunjukkan empat tema utama: dinamika relasi keluarga, peran komunikasi keluarga dalam menghadapi krisis kehilangan, dimensi spiritual dan dukungan komunitas dalam menghadapi krisis kehilangan, dan pemulihan relasi pasca-krisis. Penelitian ini juga mengungkapkan pentingnya pendekatan holistik dalam pendampingan pastoral, yang melibatkan aspek fisik, psikis, emosional, dan spiritual. Sebagai tambahan, film ini mencerminkan nilai-nilai budaya Indonesia yang memberikan konteks unik dalam memahami krisis keluarga. Kajian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelayan pastoral dalam mendampingi keluarga yang menghadapi situasi serupa, sekaligus memperkaya literatur pastoral keluarga di Indonesia
Copyrights © 2020