Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana guru berusaha untuk meningkatkan nilai gotong royong siswa dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di SMAN 1 Rawamerta. Data primer dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa guru memasukkan kegiatan yang mendorong kerja sama, seperti diskusi kelompok dan proyek bersama, ke dalam perenungan mereka. Hambatan internal termasuk kurangnya minat dan keinginan, sedangkan hambatan eksternal termasuk kurangnya dukungan keluarga dan lingkungan sekolah yang tidak baik. Dengan memberikan motivasi tambahan, melibatkan orang tua, dan menciptakan lingkungan belajar yang mendukung, guru dapat mengatasi masalah ini. Penelitian ini memberikan kontribusi yang signifikan untuk pembangunan pendekatan pembelajaran PPKn yang berhasil. Penelitian ini juga menekankan betapa pentingnya menggunakan pendekatan holistik yang melibatkan seluruh komunitas sekolah. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk menyelidiki metode khusus untuk mengatasi tantangan dan mengevaluasi efektivitas berbagai metode dalam konteks yang lebih luas.
Copyrights © 2024