Kepala sekolah jarang melakukan coaching terhadap guru-guru yang dipimpinnya, terutama dalam hal kemampuan guru saat mengelola kelas dan gaya mengajar yang dilakukan guru di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh Coaching Supervisi Akademik (CSA) oleh kepala sekolah terhadap pengelolaan kelas dan gaya mengajar guru di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan 14 guru, yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (7 guru) dan kelompok kontrol (7 guru). Hasil menunjukkan bahwa CSA memiliki pengaruh signifikan terhadap pengelolaan kelas dan gaya mengajar guru dengan peningkatan N-Gain sebesar 38,57% pada kelompok eksperimen dibandingkan 7,14% pada kelompok kontrol. Penelitian ini menegaskan pentingnya implementasi CSA dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Gaya mengajar guru yang tidak monoton membuat suasana kelas lebih hidup dan siswa jauh lebih bersemangat belajar. Siswa yang semangat belajar menunjukan hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotorik yang cenderung kearah positif.
Copyrights © 2024