Teh hijau (Camellia sinensis L. Kuntze) adalah salah satu tanaman yang paling banyak dikonsumsi di dunia. Teh hijau dikenal sebagai minuman herbal berkhasiat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai parameter spesifik dan non spesifik serta kandungan metabolit sekunder pada ekstrak etanol dan aquadest teh hijau. Ekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96% dan aquadest. Jenis penelitian eksperimental. Hasil ekstrak didapatkan rendemen etanol 31% dan aquadest 28%. Pada hasil penetapan parameter spesifik dan non spesifik menunjukkan bahwa ekstrak teh hijau pada pengujian organoleptik didapatkan hasil berbentuk kental, warna coklat, bau khas, rasa pahit sepat. kadar sari larut etanol pada ekstrak etanol 42%, ekstrak aquadest 45,4% dan kadar sari larut aquadest esktrak etanol 49% dan aquadest 50,1%. Hasil kandungan senyawa metabolit sekunder pada teh hijau mengandung flavonoid, tannin, saponin dan alkoloid. Hasil standarisasi parameter non spesifik pada ekstrak teh hijau, kadar air ekstrak etanol 2,0% ekstrak aquadest 2,2%, Kadar abu ekstrak etanol 6,4% ekstrak aquadest 8,6%, susut pengeringan ekstrak etanol 0,14% ekstrak aquadest 0,19%, sisa pelarut ekstrak etanol 0,9574, bobot jenis ekstrak etanol 0,97, ekstrak aquadest 0,96. Hasil dari standarisasi ekstrak teh hijau dalam penelitian ini memenuhi persyaratan.
Copyrights © 2024