Penelitian ini menganalisis: (1) pengaruh kedisiplinan siswa kelas XII Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan terhadap kesiapan berwirausaha; (2) pengaruh praktik kerja industri terhadap kesiapan berwirausaha; (3) pengaruh motivasi berwirausaha terhadap kesiapan berwirausaha; dan (4) pengaruh secara simultan kedisiplinan, praktik kerja industri, dan motivasi berwirausaha terhadap kesiapan berwirausaha siswa kelas XII Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan se-Kabupaten Kebumen. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh siswa kelas XII Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan pada SMK di Kabupaten Kebumen. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa kuesioner. Uji validitas instrumen dilakukan dengan teknik korelasi product moment, sedangkan uji reliabilitas menggunakan rumus Alpha Cronbach. Analisis data menggunakan teknik regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kedisiplinan terhadap kesiapan berwirausaha. Demikian pula, praktik kerja industri memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan berwirausaha. Motivasi berwirausaha juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan siswa dalam menjalankan usaha. Secara simultan, ketiga variabel independen—kedisiplinan, praktik kerja industri, dan motivasi berwirausaha—secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan berwirausaha siswa kelas XII Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan se-Kabupaten Kebumen. Temuan ini mengindikasikan peningkatan pada ketiga aspek tersebut berkontribusi nyata dalam membentuk kesiapan berwirausaha siswa SMK.
Copyrights © 2025