Penelitian ini dilakukan di SMK Islam Asy-Syuhada dengan tujuan penelitian untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan hasil belajar menggunakan metode Braintorming (Curah Pendapat) dan metode konvensional terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran PPKn di SMK Islam Asy-Syuhada. Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian Eksperimen Semu atau Quasi Eksperimen. Dalam desain eksperimen semu ini menggunakan 2 kelompok yakni kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang mana keduanya diberikan perlakuan berbeda. Total sampel yang digunakan dari kedua kelas tersebut dalam penelitian ini adalah 62 siswa yang diberi perlakuan berupa metode Brainstorming pada kelas eksperimen dan metode konvensional pada kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrument tes uraian sebanyak 13 soal melalui pretest dan posttest. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif dan analisis inferensial dengan menggunakan Uji-t. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diberikan perlakuan metode pembelajaran Brainstorming pada kelas eksperimen diketahui perbedaan rata-rata gain ternormalisasinya adalah sebesar 0.74 yang termasuk ke dalam kategori tinggi. Sedangkan, pada kelas kontrol memperoleh nilai rata-rata gain ternormalisasi sebesar 0.39 dengan kategori sedang. Adapun hasil analisis berdasarkan data posttest dengan Uji-t melalui Uji Mann-Whitney U-Test menggunakan aplikasi SPSS versi 26 diperoleh Sig. < α yaitu 0.000 < 0.05 yang menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan pada hasil belajar menggunakan metode pembelajaran Brainstorming dan metode pembelajaran konvensional terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Kata-kata kunci: Brainstorming, PPKn, Berpikir Kritis
Copyrights © 2025