Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai-nilai kearian lokal melalui pendekatan berbasis etnosains dalam meningkatkan pemahaman konsep sians anak usia dini dan memperkuat identitas budaya anak. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan subjek penelitian guru dan anak-anak kelompok B1 di TK Negeri Pembina Ampenan, Kota Mataram. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran sains melalui kegiatan seperti pembuatan makanan tradisional dan pengenalan tanaman obat tradisional mampu memperkenalkan konsep sains secara kontekstual dan menyenangkan. Anak-anak tampak antusias dan lebih mudah memahami materi karena pembelajaran dikaitkan langsung dengan kehidupan sehari-hari dan budaya lokal mereka. Selain meningkatkan pemahaman konsep sains, pendekatan etnosains juga memperkuat rasa percaya diri dan identitas budaya anak. Oleh karena itu, pembelajaran berbasis etnosains dinilai efektif dan relevan diterapkan di PAUD, dengan catatan perlunya peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan dan pengembangan perangkat ajar berbasis budaya lokal. Kata Kunci: Anak Usia Dini, Etnoasains, Konsep Sains
Copyrights © 2025