Pembelajaran berbasis kearifan lokal sangat penting untuk peserta didik sekolah dasar, karena dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap daerahnya sendiri. Tujuan penelitian adalah mengembangkan modul pembelajaran berbasis kearifan lokal Suku Sasak pada materi IPAS kelas IV yang valid dan praktis. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R & D) dengan model 4D. Prosedur penelitian dari model ini terdiri 4 tahapan, yakni define, design, development dan dissiminate. Kemudian, pengumpulan data menggunakan angket validasi ahli materi, ahli media, respon guru dan respon peserta didik. Data tersebut dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Modul pembelajaran setelah diuji kevalidan dan kepraktisan menunjukkan hasil uji validasi ahli materi sebesar 96.87% dengan kategori sangat valid, ahli media sebesar 92.64% dengan kategori sangat valid, respon guru sebesar 91.66% dengan kategori sangat praktis dan respon peserta didik sebesar 90.46% dengan kategori sangat praktis. Berdasarkan tujuan dan hasil analisis data dapat disimpulkan modul pembelajaran berbasis kearifan lokal Suku Sasak pada materi IPAS kelas IV dinyatakan sangat valid dan sangat praktis digunakan dalam proses pembelajaran.
Copyrights © 2025