Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kombinasi dan komposisi substrat jerami padi, ampas tebu, dan tandan kosong kelapa sawit untuk meningkatkan pertumbuhan jamur tiram putih. Penelitian dilakukan dengan 10 perlakuan dan 10 kali ulangan yaitu media serbuk gergaji yang dikombinasikan dengan jerami padi sebanyak 25% (B), 50% (C), 75% (D), ampas tebu sebanyak 25% (E), 50% (F), 75% (G) dan tandan kosong kelapa sawit sebanyak 25% (H), 50% (I), 75% (J). Kontrol (A) serbuk gergaji sebanyak 83%. Data meliputi waktu munculnya miselium (hari), waktu munculnya pin head (hari). Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap non faktorial, data dianalisis dengan Anova, dilanjutkan uji DMRT pada taraf 5%. Rata-rata paling cepat munculnya miselium perlakuan B (3,70), D (3,80), C (3,90) hari. Munculnya pin head paling cepat pada perlakuan B (34) hari, D (35) dan C (36) hari. Kesimpulan pada penelitian ini adalah substrat kombinasi jerami padi dan serbuk gergaji merupakan substrat yang paling cepat munculnya miselium dan munculnya pin head. Dengan komposisi media sebesar 25% media tambahan jerami padi mampu meningkatkan pertumbuhan jamur tiram putih.
Copyrights © 2016