Artikel ini disusun berdasarkan penelitian untuk memeriksa bagaimana Menggambar Bebas Teknik Graffito memengaruhi kemampuan kreativitas anak di TK Pembangunan Laboratorium UNP di Padang. Kemampuan kreativitas anak masih belum berkembang. Hal ini terlihat ketika menyelesaikan kegiatan menggambar bebas, anak belum memunculkan ide dan anak belum mampu menggambar secara rinci serta mengembangkan gambarnya sesuai dengan imajinasinya. Pada kegiatan menggambar anak masih mencontoh gambar guru, dan melihat hasil temannya. Sehingga aspek kreativitas seperti fluency, flexibility, originality dan elaboration masih belum dimiliki oleh anak. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi-eksperimental dan metodologi kuantitatif. Semua siswa di TK Pembangunan Laboratorium UNP menjadi populasi penelitian. Kelas B1 berfungsi sebagai kelas kontrol dan kelas B2 sebagai kelas eksperimen; setiap kelas memiliki 15 siswa. Normalitas, homogenitas, dan pengujian hipotesis digunakan dalam prosedur analisis data. Kolom sig dalam uji varians Levene adalah 0,939>0,05, menurut table uji hipotesis. Angka ini menunjukkan bahwa 0,000 kurang dari 0,05. Jika nilai sig kurang dari 0,05, maka nilai tersebut memenuhi kriteria pengukuran uji hipotesis. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak sementara Ha diterima. Berdasarkan temuan penelitian, anak-anak mendapatkan manfaat dari kegiatan menggambar bebas Teknik graffito dalam hal kemampuan kreativitas mereka.
Copyrights © 2025