Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam
Vol 2, No 1 (2005): Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam

PENGGUNAAN HERBISIDA MONOAMONIUM GLIFOSAT UNTUK PENGENDALIAN GULMA DI BAWAH TEGAKAN Acacia mangium Willd. DI PARUNG PANJANG, JAWA BARAT

Muhammad Nazif (Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan)
Ari Wibowo (Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan)



Article Info

Publish Date
24 Jan 2018

Abstract

Ujicoba    telah   dilakukan  di  Parung Panjang,  Jawa   barat  untuk mengetahui  efektivitas herbisida monoamonium  glifosat dalam mengendalikan  gulma di bawah tegakan Acacia mangium Willd. Percobaan dilaksanakan  melalui   aplikasi  herbisida  monoamonium  glifosat  dengan dosis  3, 4,5, 6 dan 9 liter per ha serta  membandingkannya   dengan herbisida   glifosat  up 4,5  liter  per  ha, perlakuan   manual  dan  kontrol (tanpa perlakuan). Hasil percobaan menunjukkan  bahwa herbisida monoamonium glifosat  dapat digunakan sebagai  sarana pemeliharaan   tanaman  kehutanan dari ganggua gulma di bawah  tegakan Acacia mangium Willd.  Selanjutnya  herbisida monoamonium  glifosat  dengan  minimum dosis  4,5  liter/ha efektif untuk mengendalikan   gulma lmperata cylindrica Beauv.,  Borreria latifolia DC.  clan Mikaniamicrantha Will. Meskipun   demikian  herbisida ini tidak  efektifuntuk  mengendalikan   pertumbuhan  gulma Chromolaena odorata DC.  Pada  tanaman  Acacia mangium Willd.  tidak tampak  gejala  keracunan  akibat  penggunaan herbisida  monoamonium   glifosat  pada  semua  tingkat  osis  yang  dicobakan.

Copyrights © 2005