AbstrakAnemia masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang prevalensinya cukup tinggi, terutama pada kelompok remaja putri. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 menunjukkan prevalensi anemia pada remaja usia 15–24 tahun sebesar 32%, sementara penelitian lain melaporkan angka anemia pada remaja putri dapat mencapai 48,9%. Kondisi ini berdampak pada terganggunya pertumbuhan, penurunan konsentrasi belajar, serta menurunnya produktivitas. Upaya pencegahan anemia salah satunya adalah melalui konsumsi tablet Fe secara teratur, namun tingkat kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi tablet Fe masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan terhadap pengetahuan dan kepatuhan konsumsi tablet Fe pada remaja putri SMAN 1 Krueng Barona Jaya. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan rancangan pre-test dan post-test control group design. Sampel penelitian berjumlah 60 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling dan dibagi ke dalam kelompok intervensi serta kelompok kontrol. Instrumen penelitian berupa kuesioner untuk mengukur pengetahuan dan lembar observasi untuk menilai kepatuhan konsumsi tablet Fe. Analisis data dilakukan dengan uji paired t-test untuk menilai perubahan sebelum dan sesudah intervensi dalam kelompok, serta independent t-test untuk membandingkan antar kelompok. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan signifikan pada rata-rata skor pengetahuan (p < 0,05) dan kepatuhan konsumsi tablet Fe (p < 0,05) pada kelompok intervensi dibandingkan kelompok kontrol. Kesimpulan: Edukasi kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan konsumsi tablet Fe pada remaja putri. Disarankan agar pihak sekolah bersama tenaga kesehatan melaksanakan program edukasi secara rutin untuk mendukung upaya pencegahan anemia di kalangan remaja.Kata kunci: anemia, remaja putri, edukasi kesehatan, kepatuhan, tablet Fe
Copyrights © 2025