Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sistem kontrak, target produksi, dan pendekatan Lean workplace terhadap produktivitas kerja karyawan di industri manufaktur. Menggunakan metode penelitian deskriptif-eksploratif dan explanatory research. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket dari 78 responden yang dipilih melalui rumus Slovin dengan toleransi 0,01. Data sekunder diperoleh dari jurnal, buku, dan dokumentasi. Teknik analisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji regresi linier berganda, serta uji koefisien determinasi (R²) dengan bantuan software SPSS V.26. Hasil penelitian menunjukkan sistem kontrak, target produksi, dan pendekatan lean workplace berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan. Pendekatan Lean workplace sebagai faktor paling dominan, namun memiliki dampak negatif terhadap produktivitas jika tidak dikelola dengan baik. Meskipun strategi efisiensi kerja dapat meningkatkan output dalam jangka pendek, tekanan kerja yang berlebihan dan ketidakstabilan sistem kerja dapat menurunkan motivasi dan kesejahteraan karyawan, sehingga berdampak negatif dalam jangka panjang. Di sisi lain, target produksi yang terukur dan sistem kontrak yang adil berkontribusi positif terhadap produktivitas kerja karyawan ketika kebijakan dirancang secara seimbang antara tuntutan organisasi dan kesejahteraan tenaga kerja. Implikasi hasil penelitian ini menyoroti perlunya kebijakan manajemen sumber daya manusia yang lebih holistik agar efisiensi operasional tetap seimbang dengan kesejahteraan tenaga kerja guna memastikan produktivitas yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025