Arsitektur Metabolisme yang berkembang di Jepang pada era 1960-an merupakan salah satu gerakan penting dalam sejarah arsitektur modern, dengan menekankan fleksibilitas, modularitas, serta regenerasi ruang kota dan bangunan. Kajian terdahulu umumnya masih terfragmentasi, sebagian berfokus pada isu keberlanjutan, sebagian pada konteks historis pascaperang, sementara lainnya menekankan kearifan lokal atau implementasi kasus kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah konsep arsitektur Metabolisme melalui kajian literatur secara kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dari jurnal ilmiah, buku, artikel akademik, dan publikasi resmi yang relevan, kemudian dianalisis melalui proses identifikasi, klasifikasi, dan sintesis terhadap tema-tema utama meliputi sejarah, definisi, prinsip, karakteristik, kritik, serta studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Metabolisme dapat dipahami secara lebih menyeluruh melalui pemetaan sejarah, prinsip, karakteristik, kritik, dan studi kasus, yang bersama-sama mengungkap kontribusinya sebagai basis konseptual arsitektur adaptif dan berkelanjutan. Dengan demikian, penelitian ini memperluas pemahaman tentang posisi Metabolisme dalam diskursus arsitektur kontemporer.
Copyrights © 2025