Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam
Vol 3, No 3 (2006): Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam

PREDIKSl MUSIM PUNCAK BUAH EMPAT JENIS MANGROVE BERDASAR HASIL FENOLOGINYA

Chairil Anwar (Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan)



Article Info

Publish Date
25 Jul 2017

Abstract

Pengarnatan secara kontinyu  proses terbentuknya buah mangrove matang dilakukan terhadap sepuluh tangkai yang memiliki  bakal tunas  bunga dan setiap pohon contoh. Berdasar hasil pengamatan fenologi  ernpat jenis mangrove di kawasan mangrove Suwung,Tarnun Hutan  Raya Ngurah Rai, Bali, telah diketahui waktu-wuktu yang  diperlukan   pada masing-rnasing proses tahapan fenologi mangrove: munculnya     tunas  bunga, munculnya bakal bunga, bunga siap mekar, bunga pada keadaan mekar, terbentuknya bakal  buah, buah muda serta buah matang, Sonneratia alba J Smith mernerlukan waktu 15  rninggu untuk menjadi buah rnatang sejak munculnya tunas muda pada ketiak daun  di ujung ranting.  Rhizophora  apiculata  B.L. memerlukan waktu 61  minggu, Bruguiera gymnorrhiza (L.) Lamk  36 minggu, serta R. mucronata  Larnk  60 minggu. Dengan  diketahuinya tahapan fenologi ini maka dapat  diprediksi  berapa lama lagi buah mangrove  akan matang, apabila  dijumpai salah  satu  tahapan fenologi  mangrove di  lapangan. Dengan mcngadakan studl lapangan guna mengetahui   tahapan fenologi   mangrove  yang paling  dominan pada  suatu  kawasan  tertentu serta pada suatu  saat tertentu,maka dapat diprediksi   kapan akan  terjadi  musim puncak  berbuah  mangrove, yang pada  gilirannya  akan  membantu dalam  rangka  perencanaan  pengunduhan   buah  serta penyediaan bibit mangrove.

Copyrights © 2006