Bahasa China atau disebut juga Bahasa Mandarin termasuk salah satu bahasa resmi yang digunakan dalam pertemuan anggota perserikatan bangsa-bangsa (PBB) sehingga menunjukkan posisi pentingnya di dunia internasional dan merupakan bahasa yang susah untuk dikuasai karena selain bentuk piktograf. Dalam perkembangannya, Bahasa Mandarin telah banyak dipelajari di berbagai negara, salah satunya di Indonesia, karena Bahasa Mandarin merupakan Bahasa komunikasi bisnis. Bahasa Mandarin diajarkan di sekolah-sekolah, universitas, lembaga kursus dan juga pelatihan baik secara offline maupun online. Pelatihan Bahasa Mandarin dilakukan untuk meningkatkan keterampilan berbahasa Mandarin, yaitu keterampilan menyimak (mendengar), berbicara, membaca dan menulis aksara Han. Pelatihan yang dilakukan di Yayasan Panti Asuhan Yatim Piatu dan Dhuafa Maktabul Aitam, sasarannya adalah siswa siswi Yayasan Maktabul Aitam. Sehingga hal yang pertama diajarkan yaitu mengulang kembali alfabet fonetik bahasa Mandarin dan melakukan percakapan di tempat umum (restoran). Namun karena adanya perbedaan abjad dengan cara baca dan juga adanya nada atau ton Sehingga siswa siswi mengalami kesulitan dalam melafalkannya. Solusi yang diberikan yaitu mengajarkan dengan pelan dan berkali-kali, juga diperagakan sehingga mudah dilafalkan dan dihapal. Metode pelaksanaan kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat bersifat edukasi dan melatih siswa berkomunikasi dalam Bahasa Mandarin khususnya percakapan di tempat umum pada Yayasan Panti Asuhan Yatim Piatu dan Dhuafa Maktabul Aitam. Hasil kegiatan ini siswa siswi diajarkan percakapan Bahasa Mandarin di restoran. Disamping itu juga menambah wawasan siswa siswi untuk mempelajari bahasa asing selain Bahasa Inggris sebagai bekal kelak mereka bekerja
Copyrights © 2025