Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pendekatan inovatif untuk mengakomodasi keberagaman siswa di kelas dan mendukung kebutuhan belajar yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk penerapan pembelajaran berdiferensiasi dan tantangan yang dihadapi oleh alumni PPG Calon Guru PGSD Universitas Negeri Makassar di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung di kelas, dan analisis dokumen seperti Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Informan penelitian adalah alumni PPG. Pengabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber pada guru pamong, dan kepala sekolah.Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi diterapkan dalam tiga bentuk utama: diferensiasi konten, proses, dan produk. Diferensiasi konten dilakukan dengan menyesuaikan tingkat kesulitan materi sesuai dengan kemampuan siswa. Diferensiasi proses terlihat dari variasi metode pembelajaran berdasarkan gaya belajar siswa (visual, auditori, kinestetik). Sementara itu, diferensiasi produk diwujudkan dalam tugas-tugas dengan format beragam, seperti poster, laporan tertulis, atau video kreatif. Namun, terdapat enam tantangan utama yang menghambat penerapan pembelajaran ini, yakni keterbatasan waktu, kurangnya pemahaman alat evaluasi diagnostik, keberagaman siswa di kelas, minimnya fasilitas dan sumber daya, kurangnya dukungan institusi, serta resistensi siswa terhadap metode baru. Hasil ini menunjukkan bahwa keberhasilan pembelajaran berdiferensiasi memerlukan dukungan lebih besar, terutama dalam hal pelatihan tambahan, peningkatan infrastruktur sekolah, dan strategi pengelolaan kelas yang lebih efektif. Dampaknya, pembelajaran berdiferensiasi dapat meningkatkan keterlibatan siswa dan mendorong hasil belajar yang optimal, tetapi keberhasilannya bergantung pada kolaborasi antara guru, sekolah, dan pemangku kebijakan pendidikan. Temuan ini memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan strategi pendidikan yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan siswa yang beragam.
Copyrights © 2025