Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak perubahan nomenklatur pada Lembaga Pemasyarakatan Khusus Kelas IIA Gunung Sindur dari Super Maximum Security menjadi Maximum dan Medium Security. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan nomenklatur ini mempengaruhi strategi keamanan, budaya kerja, dan regulasi dalam pengelolaan narapidana. Petugas dihadapkan pada tantangan baru dalam menjaga keseimbangan antara pembinaan dan pengamanan yang lebih ketat terhadap narapidana berisiko tinggi.
Copyrights © 2025