This paper investigates coeruption using Islamo-christain perspectives. It seeks to answer questions like; why the previous anticorruption efforts failed? What causes the failure? And how a lasting solution to the menace can be achieved? The study employed qualitative research methodology and collected data from Islam and christian scriptures, opinions of practicing Muslims and Christians through interviews, articles from academic database and cases of corruption in Nigeria. The data was analysed thematically. It is discovered that negligence of religious injunctions by Muslims and Christian contributed significantly to moral deterioration in Nigeria which consequently led to the corrupt Nigeria. Makalah ini menyelidiki korupsi dengan menggunakan perspektif IslamKristen. Makalah ini berusaha menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti; mengapa upaya-upaya anti-korupsi sebelumnya gagal? Apa yang menyebabkan kegagalan tersebut? Dan bagaimana solusi jangka panjang untuk mengatasi ancaman tersebut dapat dicapai? Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif dan mengumpulkan data dari kitab suci Islam dan Kristen, pendapat para pemeluk agama Islam dan Kristen melalui wawancara, artikel dari basis data akademis, dan kasus-kasus korupsi di Nigeria. Data tersebut dianalisis secara tematik. Ditemukan bahwa pengabaian perintah agama oleh umat Islam dan Kristen memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kemerosotan moral di Nigeria yang pada akhirnya menyebabkan Nigeria menjadi negara yang korup.
Copyrights © 2024