Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
SPECIAL EDITION: LALONGET VI

Preserving the Regional Language through Traditional Culinary Tourism in Tulungagung

Siti Zumrotul Maulida (Tadris Bahasa Indonesia, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung)
Oktavia Winda Lestari (Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Islam Malang, Indonesia)
Silfia Qurrotul A’yun (Tadris Bahasa Indonesia, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Indonesia)
Septinaningrum Septinaningrum (Pendidikan Guru MI, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung)



Article Info

Publish Date
16 Sep 2025

Abstract

Beberapa bahasa daerah di Indonesia telah mengalami penurunan vitalitas, bahkan sebagian di antaranya sudah punah. Bahasa Jawa yang memiliki jumlah penutur terbesar pun dapat berpotensi mengalami kondisi yang sama apabila tidak dipertahankan secara berkelanjutan. Salah satu faktor penyebab bahasa Jawa mulai terpinggirkan adalah maraknya konsumsi makanan impor yang lebih diminati generasi milenial sehingga mereka semakin jauh dari kosakata makanan tradisional berbahasa Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran wisata kuliner tradisional dalam mempertahankan eksistensi bahasa Jawa di Tulungagung. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan etnografi melalui observasi lapangan, wawancara dengan pemilik usaha kuliner, serta analisis wacana terkait penggunaan bahasa dalam promosi dan interaksi antara pelaku usaha, wisatawan, dan masyarakat lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa Jawa tetap digunakan secara konsisten dalam penamaan makanan tradisional, komunikasi transaksi antara penjual dan pembeli, serta narasi sejarah kuliner yang diwariskan kepada pengunjung. Penggunaan bahasa Jawa tersebut memperkuat identitas budaya lokal sekaligus mendorong pewarisan bahasa kepada generasi muda. Penelitian juga mengidentifikasi 22 jenis kuliner tradisional yang masih bertahan, dengan praktik berbahasa yang memadukan antara Jawa Krama dan Ngoko serta campur kode dengan bahasa Indonesia sesuai kebutuhan komunikasi. Temuan tersebut menegaskan bahwa wisata kuliner tradisional di Tulungagung tidak hanya berperan dalam melestarikan warisan gastronomi, tetapi juga berfungsi sebagai media strategis untuk pemertahanan dan revitalisasi bahasa Jawa di tengah arus globalisasi.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

ghancaran

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Jurnal ini menerima kontribusi dalam bidang linguistik, sastra dan pengajaran dari berbagai perspektif, misalnya: pengajaran dan pembelajaran bahasa pertama, kedua, dan asing; bahasa dan sastra dalam pendidikan; perencanaan bahasa, pengujian bahasa; desain dan pengembangan kurikulum; multibahasa dan ...