Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dan peluang dalam penerapan Pariwisata Berkelanjutan di Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) dari perspektif pemangku kepentingan, yaitu masyarakat lokal, Dinas TNTP, pengusaha industri pariwisata, Dinas Pariwisata Kotawaringin Barat dan Lembaga Swadaya Masyarakat untuk konservasi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengeksplorasi aspek pengelolaan terkait keterlibatan pemangku kepentingan dan bentuk kolaborasi dalam pengembangan ekowisata di TNTP. Temuan penelitian menunjukkan bahwa TNTP telah menjadi tujuan wisata berbasis ekowisata, namun dalam prakteknya belum sepenuhnya berjalan dengan baik. Potensi Orang Utan dan jalur ekspolaris TNTP menemui sejumlah persoalan. Dampak lingkungan dan konflik kepentingan terhadap kegiatan di kawasan dan diluar kawasan TNTP memerlukan solusi yang kolaboratif. Peningkatan partisipasi masyarakat lokal dan implementasi regulasi menjadi penting dalam pengelolaan TNTP yang berbasis ekowisata. Sehingga, setiap pemangku kepentingan yang terlibat lebih mengutamakan aspek keberlanjutan di atas kepentingan ekonomi.
Copyrights © 2024