R134a merupakan refrigeran berjenis HFC yang memiliki nilai ODP rendah, namun memiliki nilai GWP yang tinggi, sehingga dapat meningkatkan bertambahnya pemanasan global. Dimethyl Ether (DME) merupakan refrigeran yang ramah lingkungan karena memiliki nilai ODP dan GWP yang rendah. Berdasarkan tekanan kerja dan karakteristiknya yang serupa dengan R134a, DME dapat dijadikan refrigeran pengganti R134a. Pada penelitian ini, massa pengisian ideal DME didapatkan melalui perbandingan massa jenis antara R134a dan DME pada suhu evaporasi -5°C yaitu 54%. Oleh karena massa pengisian R134a pada Cold Handling Unit adalah 120 gram, maka pengisian ideal DME adalah 120 gram x 54% = 65 gram. Pengujian kinerja Cold Handling Unit dilakukan dengan variasi massa pengisian DME sebesar 44%, 54%, dan 64%, atau setara dengan massa pengisian 53 gram, 65 gram, dan 77 gram. Hasil percobaan menunjukkan bahwa COP aktual Cold Handling Unit saat menggunakan R134a sebesar 3,6 dan mencapai nilai tertinggi pada DME pengisian 64% sebesar 4,8. Sedangkan untuk pengisian 44% dan 54% berturut-turut adalah 4,6 dan 4,77. Kapasitas pendinginan saat menggunakan R134a sebesar 0,463 kW dan pada penggunaan DME, dengan seiring bertambahnya variasi massa pengisian refrigeran mengalami peningkatan, dengan nilai kapasitas pendinginan tertinggi pada DME pengisian 64% sebesar 0,455 kW.
Copyrights © 2025