Transformasi industri asuransi saat ini dituntut untuk mampu mengintegrasikan kemajuan digitalisasi dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) guna menciptakan keberlanjutan bisnis jangka panjang. Latar belakang penelitian ini berangkat dari meningkatnya tuntutan pasar global terhadap industri asuransi yang lebih transparan, inklusif, dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran digitalisasi dalam mendukung implementasi prinsip ESG, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi perusahaan asuransi, serta merumuskan strategi yang tepat untuk mencapai transformasi berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji jurnal ilmiah, laporan industri, kebijakan regulator, dan publikasi terkait ESG serta digitalisasi asuransi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi berkontribusi signifikan terhadap peningkatan efisiensi operasional, pengembangan produk asuransi hijau, transparansi tata kelola, serta perluasan akses masyarakat terhadap layanan asuransi. Namun, integrasi ini masih menghadapi kendala seperti biaya investasi teknologi yang tinggi, risiko keamanan siber, kesenjangan literasi digital, dan belum seragamnya standar pelaporan ESG. Penelitian ini merekomendasikan strategi penguatan infrastruktur digital, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penerapan kebijakan keberlanjutan berbasis teknologi, dan kolaborasi dengan regulator serta perusahaan teknologi.
Copyrights © 2025