Koperasi Merah Putih Desa Cangkring menghadapi tantangan dalam merintis unit usaha karena ketidakpastian preferensi konsumen. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan penjualan koperasi dengan menganalisis data preferensi masyarakat. Metode yang digunakan adalah survei berbasis kuesioner daring kepada 74 responden di empat dusun Desa Cangkring, diikuti analisis data dan diskusi dengan pengurus koperasi. Hasil menunjukkan bahwa masyarakat memprioritaskan sembako, sayuran, dan produk kebersihan, serta cenderung berbelanja di warung dekat rumah atau pasar tradisional. Meskipun sebagian besar tidak kesulitan mendapatkan produk, terdapat celah pada ketersediaan barang spesifik. Masyarakat berharap koperasi menyediakan sembako, produk kebersihan, serta jasa fotokopi dan Pertashop. Berdasarkan klasifikasi usia, jenis kelamin, dan dusun, ditemukan preferensi bervariasi. Koperasi perlu memprioritaskan penyediaan kebutuhan pokok dan layanan dasar seperti fotokopi, serta mempertimbangkan pengembangan bertahap ke produk lain, dengan adaptasi strategi berdasarkan karakteristik kelompok masyarakat.
Copyrights © 2025