Penelitian ini dilakukan dengan mempertimbangkan urgensi pentingnya pengembangan destinasi wisata khususnya di Larantuka Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Larantuka saat ini dikenal sebagai kota wisata religi dengan tradisi Semana Santa yang unik, serta memiliki potensi wisata alam dan budaya yang belum sepenuhnya dikembangkan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan destinasi wisata di Larantuka telah mengalami kemajuan melalui peluncuran peta wisata, pelatihan SDM, penyelenggaraan festival budaya, serta rehabilitasi lingkungan pesisir. Namun, beberapa kendala masih dihadapi, seperti kurangnya infrastruktur pendukung, keterbatasan promosi, dan perlunya pelibatan masyarakat secara lebih aktif. Oleh karena itu, pengembangan destinasi wisata di Larantuka memerlukan strategi berkelanjutan yang melibatkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, dan sektor pendidikan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memberikan gambaran menyeluruh mengenai arah dan kebijakan pengembangan pariwisata berbasis potensi lokal di kawasan timur Indonesia.
Copyrights © 2025