Penelitian ini membahas mitigasi bencana gempa bagi penyandang disabilitas di Surabaya melalui kolaborasi Pemerintah Kota Surabaya dan Global Future Cities Programme (GFCP). Kegelisahan akademis muncul dari masih minimnya perhatian terhadap kelompok rentan, khususnya penyandang disabilitas, dalam kebijakan mitigasi bencana. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus, melalui wawancara mendalam dan analisis dokumen program kolaborasi tersebut. Penelitian ini menemukan bahwa kolaborasi antara Pemerintah Kota Surabaya dan GFCP memperkuat ketahanan penyandang disabilitas dengan integrasi prinsip human security, meskipun masih terdapat tantangan dalam implementasi, terutama dalam aspek partisipasi penuh dan aksesibilitas informasi bencana.
Copyrights © 2025