Di Indonesia, stunting merupakan masalah yang serius dan juga merupakan masalah gizi utama yang sedang dihadapi Kabupaten Kupang. Stunting adalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan nutrisi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak dalam usia pertumbuhan, yakni tinggi badan anak menjadi lebih rendah atau pendek dari standar usianya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat sistem yang membantu petugas dan tenaga kesehatan dalam implementasi elektrik pada stunting di Kabupaten Kupang dengan metode Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis (MOORA). Sistem pendukung keputusan menggunakan metode MOORA, dikembangkan dengan pemrograman Hypertext Preprocessor (PHP) dan MySQL. Metode yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari pengumpulan data antropometri (BB/U, TB/U, BB/TB, IMT/U) yang kemudian dinormalisasi untuk menyamakan skala antar kriteria. Setelah itu, dilakukan optimisasi dengan metode MOORA untuk menghasilkan keputusan yang cepat dan akurat. Pada hasil penelitian ini, dikembangkan sebuah sistem keputusan yang berguna bagi masyarakat untuk mengidentifikasi apakah seorang anak mengalami gejala stunting atau normal. Sistem Pengambilan Keputusan bukan alat pendukung keputusan melainkan sistem keputusan dengan data dari informasi yang diperoleh dan proses, sehingga menghasilkan keputusan yang cepat, tepat, dan akurat. Berdasarkan 5 data dan 4 kriteria, alternatif A2 Andra Adonis memperoleh nilai presentase sebesar 0.0779 yang menempati rangking pertama.
Copyrights © 2025