Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penyuluhan komunikasi berbasis digital sebagai upaya peningkatan kapasitas masyarakat di Kecamatan Bengkalis pada era transformasi teknologi. Digitalisasi membuka peluang besar dalam memperluas akses informasi, mempercepat proses penyuluhan, dan meningkatkan literasi masyarakat. Namun, penerapannya masih menghadapi hambatan seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan infrastruktur, serta kesenjangan generasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (library research) melalui analisis jurnal, laporan penelitian, kebijakan, dan buku akademik lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa penyuluhan berbasis digital berpotensi meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan masyarakat, khususnya melalui media sosial dan aplikasi digital. Efektivitasnya sangat bergantung pada kesiapan sumber daya manusia, dukungan infrastruktur, serta model hibrida yang memadukan tatap muka dan digital. Rekomendasi penelitian mencakup penguatan kapasitas penyuluh, peningkatan literasi digital, dan dukungan kebijakan daerah.
Copyrights © 2025