Penelitian ini mengkaji perkembangan Soto Branggahan sebagai salah satu kuliner khas di Desa Branggahan, Kabupaten Kediri, pada periode 1970 hingga 2000. Kajian ini berfokus pada bagaimana Soto Branggahan tumbuh dari usaha kuliner berskala kecil menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat serta dampaknya terhadap perubahan pola kehidupan sosial dan ekonomi warga sekitar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode sejarah, yang melibatkan empat tahapan utama: heuristik (pengumpulan sumber), verifikasi (kritik sejarah), interpretasi (penafsiran), dan historiografi (penulisan sejarah). Sumber data dikumpulkan melalui studi pustaka, wawancara dengan pelaku sejarah, dan observasi langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Soto Branggahan berkembang pesat seiring dengan meningkatnya mobilitas jalur Kediri–Tulungagung. Munculnya penjual soto secara masif sejak 1970-an tidak hanya membuka peluang ekonomi baru, tetapi juga membentuk pola kerja, interaksi sosial, dan kegiatan usaha rumahan di lingkungan desa. Dukungan dari pemerintah daerah, pasar lokal, dan keberadaan industri seperti Pabrik Gula Ngadirejo turut mendorong tumbuhnya Soto Branggahan sebagai ikon kuliner yang penting dalam dinamika lokal masyarakat Kabupaten Kediri.
Copyrights © 2025