Kebakaran Gedung Negara Grahadi tahun 2025 menjadi peristiwa besar yang mengguncang masyarakat Surabaya karena menghancurkan salah satu simbol sejarah dan kebanggaan Jawa Timur. Gedung yang memiliki nilai arsitektur kolonial tinggi ini musnah dilalap api, menimbulkan dampak sosial, budaya, ekonomi, dan politik yang luas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kronologi, faktor penyebab, serta dampak kebakaran terhadap masyarakat dan citra Kota Surabaya sebagai kota bersejarah. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber seperti berita, jurnal, laporan pemerintah, dan dokumen pelestarian cagar budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebakaran terjadi akibat kombinasi kelalaian teknis, lemahnya sistem perlindungan heritage, serta kurangnya kesadaran akan mitigasi risiko pada bangunan bersejarah. Dampaknya meliputi hilangnya identitas budaya, penurunan ekonomi lokal, serta munculnya desakan publik terhadap pembenahan kebijakan pelestarian. Peristiwa ini menjadi pelajaran penting tentang urgensi menjaga warisan budaya sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.
Copyrights © 2025