Perbaikan alur proses dan perancangan StandardOperating Procedure (SOP) pada proses cutting material kainyang dibahas pada penelitian ini memiliki permasalahan yangterjadi yaitu terdapat ketidaksesuaian ukuran material kainyang dihasilkan pada proses cutting sehingga membuat produkSling Bag cacat. Hal tersebut terjadi dari beberapa faktor, yaitufaktor metode, manusia, dan lingkungan. Pada perbaikan alurproses dan perancangan Standard Operating Procedure (SOP)dilakukan menggunakan metode Business Process Improvement(BPI). pada penelitian ini metode BPI dapat membantumenyederhanakan proses cutting material kain agar lebihefisien, efektif, dan adaptif sesuai dengan pedoman poinpemeriksaan proses cutting pada LPPM UPNVJ 2012 yangdijadikan pedoman perusahaan. Sehingga hasil perbaikan alurproses cutting material didapatkan total aktivitas sebanyak 17dengan 11 aktivitas RVA dan 6 aktivitas BVA. Sedangkan padaproses cutting material kain sebelum dilakukan perbaikanmemiliki total 16 aktivitas dengan 11 aktivitas RVA, 3 aktivitasBVA dan 2 aktivitas NVA. Didapatkan efisiensi waktu siklusmeningkat sebesar 10,67%. Hal tersebut menjelaskan bahwasemakin tinggi tingkat efisiensi yang dicapai makan semakincepat dalam mencapai target perusahaan dengan perbaikanaktivitas inspeksi untuk meminimasi kesalahan ukuranmaterial kain pada proses cutting material. Kata kunci— Alur Proses, Business Process Improvement, 5Why’s, Quality Control, SOP.
Copyrights © 2024