Menyimak merupakan aktivitas mental yang kritis, di mana siswa harus mampu mengolah instruksi verbal untuk dapat berpartisipasi dalam aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan menyimak siswa disabilitas netra dalam kegiatan senam yang diselenggarakan di SLBN Pati. Program Senam Disabilitas Netra (NADINE) dirancang untuk meningkatkan keterampilan motorik, keseimbangan, dan koordinasi siswa dengan menggunakan instruksi verbal yang jelas dan bantuan kinestetik. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa disabilitas netra mampu mengikuti instruksi senam dengan baik, menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan menyimak dan keterampilan motorik. Faktor-faktor pendukung seperti motivasi tinggi, dukungan keluarga, dan keterlibatan sosial berkontribusi pada hasil positif ini, meskipun beberapa tantangan seperti keseimbangan, kekuatan otot, dan kompleksitas instruksi tetap ada. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam, serta mengeksplorasi pengaruh durasi dan frekuensi latihan, serta penggunaan teknologi bantu untuk meningkatkan efektivitas program senam bagi siswa disabilitas netra.
Copyrights © 2024