Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kegiatan tafakur sebagai metode dalam pembentukan karakter religius siswa di SD Negeri 78 Kota Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan tafakur dilakukan secara terstruktur melalui pembiasaan harian seperti refleksi pagi, membaca doa, dan kajian singkat tentang nilai-nilai keagamaan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran spiritual siswa, memperkuat nilai moral, dan memupuk sikap positif seperti toleransi, disiplin, dan tanggung jawab. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan tafakur efektif dalam membentuk karakter religius siswa, sehingga dapat menjadi model untuk diterapkan di sekolah lain.
Copyrights © 2025